Conditional Sentences
I. PENGERTIAN
Conditional Sentences merupakan kalimat yang digunakan untuk menyatakan pengandaian suatu peristiwa yang belum terjadi atau bahkan tidak mungkin terjadi. Kalimat pengandaian ini memiliki beberapa bentuk yang mewakili beragam bentuk waktu, dengan kata lain, bentuk kalimat pengandaian ini akan tergantung pada bentuk waktu peristiwa yang diandaikan. Berikut ini merupakan beberapa pola Conditional Sentences.
II. BENTUK UMUM
MAIN CLAUSE + IF CLAUSE
DI MANA :
Main clause selalu mempunyai modal auxiliary
If clause selalu berupa : simple present, simple past, atau past perfect
1. conditional sentences type 1 : true in the present or future
S + MODAL V1 + V1 . . IF + S + V1 ATAU TO BE V1
FACT :
Mengubah kata if dengan on condition that, provided, atau unless
contoh :
conditional : I may study in university if i graduate from senior high school
fact : i may study in university on condition that i graduate from senior high school
2. conditional sentences type 2 : untrue in the present
S + MODAL V2 + V2 . . IF + S + V2 ATAU TO BE V2
FACT :
1. Ubah kata if menjadi because
2. Ubah tense menjadi simple present dan hilangkan modal
3. Ubah kalimat negatif menjadi positif dan sebaliknya
contoh :
conditional : I might study in university if i graduated from senior high school
fact : I don't study in university because i don't graduate from senior high school
III. Conditional bisa merujuk ke-:
· Causal conditional, jika X maka Y, dimana X merupakan penyebab Y
· Conditional mood (or conditional tense), suatu bentuk kata kerja dalam banyak bahasa
· Conditional probability, robabilitas dari suatu kejadian A mengingat bahwa lain peristiwa B telah terjadi
· Conditional sentence, mendiskusikan situasi hipotetis dan konsekuensinya mereka
· Indicative conditional, conditional dalam bentuk "Jika A maka B" dalam alam bahasa Indikatif o kontrak fakta bersyarat, atau subjungtif bersyarat, menunjukkan apa yang akan terjadi jika yg di perusahaan telah benar
· Conditional proof, dalam logika: bukti yang menegaskan bersyarat, dan membuktikan bahwa pendahuluan yang mengarah ke konsekuen.
· Material conditional, dalam kalkulus proposisional, atau kalkulus logis dalam matematika
· Strict conditional, dalam logika
· Relevance conditional, dalam relevansi logika
· A conditional statement dalam bahasa pemrograman komputer
· A conditional expression dalam bahasa pemrograman komputer
· Conditions , dikontrak
IV. Macam-macam Tenses :
1. Future Conditional (Conditional Type 1)
merupakan the real conditional. Pengandaian ini menyatakan sesuatu mungkin terjadi pada waktu mendatang ataupun sekarang jika syarat/kondisi terpenuhi
Pola :
1. VERBAL
S1 + V1 + if + S2 + {will/may/can/must} + V1
2. NOMINAL
S1 + V1 + be + if + S2 + {will/can/may/must} + V1
2. PRESENT CONDITIONAL (Conditional Type 2)
pengandaian yang menyatakan sesuatu yang bertentangan dengan apa yang ada/terjadi sekarang atau belakangan ini.
Pola :
1. VERBAL
if + S1 + V2 + S2 + {would/could/might} + V1/be
For Fact : use don't or does
2. NOMINAL
if + S1 + were +Adj/Noun + S2 + {would/could/might} + be + Adj/Noun
For Fact : use be
3. PAST CONDITIONAL (Conditional Type 3)
Pengandaian yang menyatakan sesuatu yang bertentangan dengan apa yang telah terjadi/sesuatu yang sudah berlalu
Pola :
1. VERBAL
if + S1 + had + V3 + S2 + {would/could/might} + have V3
For Fact : use Past Tense
2. NOMINAL
if + S1 + had been + Adj/Noun + S2 + {would/could/might} + have been + Adj/Noun
reff: http://student.eepis-its.edu/~yuniar/Conditional.html dan http://en.wikipedia.org/wiki/Conditional
Tidak ada komentar:
Posting Komentar